6 Cara Mudah Merawat Anggur Ninel Agar Berbuah Lebat

 

Anggur ninel adalah tanaman buah merambat yang dapat tumbuh dengan baik jika ditanam pada daerah dataran rendah, dengan curah hujan 800 mm per tahun. Bahkan anggur dapat berbuah dengan baik apabila berada pada cuaca kering selama 4 sampai 7 bulan. Walaupun begitu, kita harus tetap memperhatikan cara merawat anggur dengan baik agar dapat tumbuh dan berbuah lebat.

Pohon anggur ninel sendiri harus diberikan perhatian, karena salah sedikit bisa berakibat pohon anggur tidak berbuah atau mati. Setelah berdiskusi banyak dengan pemilik website https://www.bibitbuahku.com/ kami menyimpulkan ada beberapa tahapan cara merawat anggur ninel yang baik agar dapat berbuah lebat antara lain melakukan penyiraman, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, penjarangan, dan pemangkasan sampai akhirnya bisa dipanen. Untuk lebih jelasnya mari kita uraikan tahapan cara merawat anggur yang baik.

1. Penyiraman

Hal pertama yang harus dilakukan dalam cara merawat anggur ninel yang benar adalah melakukan penyiraman. Setelah dilakukan pemangkasan untuk pembuahan. Pohon anggur harus disiram setiap hari secara rutin. Siram anggur pada pagi dan sore hari upayakan agar pohon tidak kekeringan walau seharipun. Karena buah akan mengerut dan menyusut jika itu terjadi.

Meskipun ketika disiram kembali buah akan segar seperti semula tapi pada saat itu pertumbuhan buah akan berhenti atau tidak akan membesar. Atau bisa jadi buah tidak akan matang walaupun sudah melewati batas masa panen.

2. Pemupukan

Cara merawat anggur ninel selanjutnya adalah pemupukan. Saat ukuran buah sudah sebesar ujung jari kelingking, berikan pupuk yang khusus untuk pembesaran buah seperti NPK Mutiara Gower, NPK DGW  dengan takaran 1 sampai 2 sendok makan.

Jika tidak bisa mendapatkan pupuk tersebut, bisa diganti menggunakan pupuk NPK 16-16-16. Walaupun tidak sebaik pupuk yang disebutkan diatas tapi pupuk NPK 16-16-16 juga bagus untuk digunakan.

3. Pengendalian hama dan penyakit

Cara merawat anggur ninel selanjutnya adalah mengusahakan agar pohon anggur tidak terserang hama dan penyakit. Semprotkan pestisida organik yang dibuat menggunakan larutan minyak nimba/mimba dengan takaran 5 ml/liter air ditambah 1 sendok sabun cair atau sabun cuci piring keseluruh bagian tanaman termasuk buah.

Apabila pohon anggur sudah terlanjur terkena hama/penyakit, takaran minyak mimba diperbanyak menjadi 10 ml/liter air ditambah 1 sendok makan sabun cuci atau sabun cuci piring. Disemprot setiap 3 hari sekali sampai hama dan penyakit hilang.

Selain itu, cara merawat anggur agar tidak diserang oleh lalat adalah dengan membungkus seluruh tandan buahnya dengan plastik khusus pembungkus buah. Karena jika ini tidak dilakukan buah akan menjadi busuk.

4. Penjarangan buah anggur

Penjarangan buah anggur ninel adalah cara merawat anggur ketika buah sudah sebesar kelereng, dengan cara membuang buah yang rusak dan berukuran terlalu kecil. Persentase buah anggur yang harus dibuang adalah minimal 30% setiap satu tandan.

Dampak yang akan terjadi apabila tidak dilakukan penjarangan adalah ketika buah sudah semakin besar maka sebagian buah akan pecah karena terhimpit oleh buah lain yang satu tandan. Selain itu, karena buah yang terlalu rapat antara satu dengan yang lain akan mempermudah jamur dan kutu hinggap dan berkembang di area buah. Hal tersebut akan membuat buah rusak sebagian atau busuk seluruhnya.

5. Pemangkasan cabang

Pemangkasan cabang adalah cara merawat anggur yang dimaksudkan agar membatasi seluruh cabang baru, baik yang membawa buah ataupun tidak maksimal 15 daun percabang. Jika ada yang melampaui jumlah itu lakukan pemangkasan pada pucuk cabang yang dimaksud agar menghentikan pertumbuhan. Hal itu dimaksudkan agar nutrisi tanaman berfokus pada pembesaran buah.

6. Panen

Setelah semua tahapan cara merawat anggur ninel dilakukan buah anggur akan memasuki masa panen. Buah anggur dapat dipanen pada usia 90 sampai 110 hari sejak pangkas pembuahan tergantung varietas apa. Langkah penting yang harus dilakukan adalah menghentikan pemberian pupuk 30 hari sebelum panen dan menghentikan penyiraman 5 hari sebelum panen. Tujuan dari penghentian pemberian air adalah agar kadar air dalam buah berkurang dan meningkatkan kadar gulanya, serta memperpanjang masa simpan setelah dipetik.

Sumber:

Jual Bibit Anggur Ninel – Jenis Anggur Import Unggul Yang Genjah Mampu Berbuah di Indonesia