Tips Agar Karangan Bunga Buket Anda Bisa Lebih Tahan Lama

Apakah Anda baru saja menerima karangan bunga buket sebagai hadiah untuk sebuah momen berharga? Memang rangkaian bunga berupa buket tersebut umumnya diberikan untuk mewakili ungkapan selamat untuk orang dekat atau spesial sedang merayakan hari istimewa entah itu hari jadi, ulang tahun atau lainnya. Sayangnya kiriman bunga segar ini biasanya tidak mampu bertahan lama, biasanya hanya 2 sampai 3 hari sebelum layu.  

Bagaimana Caranya Agar Karangan Bunga Buket Menjadi Lebih Awet?

karangan bunga buket

Anda yang baru saja menerima pemberian istimewa, tentunya tidak ingin menyia-nyiakannya begitu saja bukan? Nah, apabila anda ingin menyimpan pemberian istimewa tersebut lebih lama, misalnya hingga 3 hari atau bahkan 1 minggu, ada beberapa tips yang bisa coba Anda terapkan pada buket bunga tersebut. ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar buket tersebut bisa terjaga lebih lama kesegarannya, antara lain

  • Suhu

Karena terdiri atas bunga segar, beberapa orang berpikiran bahwa dengan meyimpan buket bunga di dalam kulkas bisa membuatnya lebih awet. Konsep pikirannya mirip dengan menyimpan sayur mayur di dalam kulkas. Memang ada benarnya cara ini, asal Kamu tidak pernah menikmati keindahan buket tersebut. Padahal tujuan buket adalah untuk ditempatkan di ruangan yang terlihat atau tercium wanginya.

Selain itu, buket bunga justru semakin cepat layu jika sebelumnya ia dikeluarkan dari kulkas. Tak ada cara yang lebih baik selain menyesuaikan dengan kebutuhan suhu si bunga itu sendiri. Jadi, usahakan agar buket tetap berada di suhu ruangan yang normal sehingga kesegaran alaminya dapat bertahan lebih lama ditunjang dengan perawatan yang benar.

  • Penempatan dan Penyemprotan

Seperti yang disebutkan di atas, hindarkan buket dari paparan suhu ekstrim misalnya dengan menempatkannya di lokasi yang terkena sinar matahari langsung. Letakkan buket di tempat yang teduh namun tetap menerima sinar matahari secara cukup. Kamu bisa menempatkan buket yang terkena sinar matahari pagi saja, atau menaruhnya di lokasi yang tidak terkena terik sinar matahari secara langsung.

Untuk memberikan kesegaran tambahan pada bunga, orang akan menyemprotkan air ke tanaman tersebut. Namun untuk buket, hindari menyemprotnya secara langsung ke bunga karena dapat berpengaruh buruk pada kesegarannya. Anda bisa menyemprotkan air secara bertahap dari arah batang.

  • Penyimpanan

Setelah menerima buket, kebanyakan orang akan menaruh bunga-bunga tersebut ke dalam vas yang diisi air. Anda bisa mengisi sedikit air dengan ketinggian sekitar 2 cm dari dasar vas atau jangkauan tangkai paling bawah. Dengan cara penyimpanan seperti ini, air dalam vas akan diserap melalui tangkai bunga bagian paling bawah. Jangan lupa untuk mengganti air dalam vas ini 1 atau 2 hari sekali.

  • Pemotongan

Perlu diingat bahwa tangkai bunga yang paling bawah atau yang terendam dalam air akan menyerap air lebih dulu. Nah, tingginya kadar air yang meresap ke dalam tangkai paling bawah ini harus segera diatasi untuk mencegah bunga cepat membusuk. Potong tangkai bawah tersebut setidaknya 1 atau ½ cm setiap hari untuk mencegah bunga cepat layu karena pembusukan pada tangkai bunganya. Ujung batang yang telah dipotong tersebut juga bisa dilapisi dengan kapas terlebih dahulu sebelum dimasukkan lagi ke dalam vas.

Baca juga: Karangan Bunga Samarinda

Selain halnya memotong tangkai untuk mencegah pembusukan, Anda juga harus selalu mengamati bagian daun maupun duri yang juga perlu dipotong. Saat Anda melihat adanya perubahan warna pada bagian bunga tersebut, segera lakukan juga pemotongan untuk mencegah pembusukan menyebar ke bagian lain sehingga membuat buket bunga lebih cepat layu.    

  • Bahan Tambahan Lain

Beberapa orang juga menambahkan berbagai bahan lain yang dipercaya memiliki khasiat pada karangan bunga buket selain sekedar memberinya air biasa. Sebut saja gula dan cuka yang biasanya ditambahkan dengan takaran 2 sdm/ liter air. Larutan cuka disebut bisa mencegah pertumbuhan bakteri dalam air sehingga bunga lebih terhindar dari pembusukan. Jika Anda enggan merusak wangi bunga dengan aroma cuka pada airnya, gunakan air perasan jeruk lemon dengan takaran yang sama untuk menekan bakteri.

Bagaimana? Mudah bukan membuat buket menjadi awet segar? Selamat mencoba.