Volume Dan Kapasitas Paru-Paru Manusia

Volume Dan Kapasitas Paru-Paru Manusia – Paru-paru merupakan organ yang sangat penting, khususnya bagi makhluk hidup yang mengandalkan organ tersebut untuk bernafas. Manusia adalah salah satunya. Paru-paru pada manusia ternyata memiliki volume dan kapasitas yang berbeda-beda. Ini adalah hal yang menarik.

Kapasitas paru-paru

Ada beragam faktor yang menyebabkan mengapa paru-paru pada manusia memiliki kapasitas serta volume yang berbeda. Faktor ini bisa jadi karena usia, jenis kelamin, postur tubuh, kebiasaaan berolahraga, kebiasaan merokok, ketinggian daerah tempat tinggal, cara bernapas, dan kekuatan bernapas.

Mungkin tidak semua orang mengetahui Petter Reed. Akan tetapi, bagi para penghobi olahraga renang, tentu mengetahui dengan baik sosok tersebut. Tepat sekali, ia adalah seorang atlit olimpiade renang dan sekaligus tercatat sebagai pemilik paru-paru dengan kapasitas total terbesar, yaitu 11,68 liter.

Mengetahui volume dan kapasitas paru-paru tentu bukan dengan cara membedah dan mengambil paru-paru, kemudian menimbangnya maupun mengukurnya lalu menghitungnya, layaknya sedang mengukur volume dari suatu volume barang. Kapasitas paru-paru diukur dengan alat yang bernama spirometer.

Cara Menggunakan Spinometer

Penggunaan spinometer ternyata cukup mudah, yaitu cukup menarik nafas dan menghembuskan nafas dengan hidung ditutup. Perbedaan udara yang disebabkan ketika bernafas akan menyebabkan tabung yang berisi udara akan bergerak naik dan turun.

Di sisi lain, drum pencatat akan bergerak memutar searah dengan arah jarum jam. Ketika hal ini terjadi, maka spinometer akan mencatat grafik pernapasan atau sinyal respirasi sesuai dengan gerak tabung yang berisi udara.

 

Volume Paru-Paru juga Ditentukan oleh Aktivitas dan Penyakit

 

Lebih lanjut terkait volume dan kapasitas paru-paru manusa, ternyata faktor penyakit dan aktivitas juga dapat mempengaruhinya. Seorang atlet dan pekerja bangunan atau sering juga disebut dengan kuli ternyata memiliki kapasitas paru-paru yang berbeda jika dibandingkan dengan pekerja kantoran.

Orang-orang yang mengidap penyakit, asma misalnya, ternyata juga memiliki kapasitas paru-paru yang berbeda jika dibandingkan dengan paru-paru pada orang normal. Tahukah Kamu, jika orang-orang yang mengidap asma, diameter saluran udara pada paru-parunya ternyata menyempit, sehingga aliran udara yang keluar masuk menjadi berkurang.

 

Kapasitas Tidal

 

Penyempitan ini ternyata dapat mengakibatkan penurunan pada kapasitas paru-parunya. Pada umumnya, kegiatan penarikan dan penghembusan nafas atau inspirasi dan ekspirasi hanya menggunakan sekitar 500 cc volume udara pernapasan. Ini disebut dengan kapasitas tidal, yaitu jumlah udara yang keluar dan masuk sama atau kurang lebih 500 cc dan ini normal.

 

Perhitungan Kapasitas Total Paru-Paru

 

Akan tetapi, ketika sedang dihadapkan dengan kondisi ekstrim, ternyata siklus pernapas memerlukan sekitar 1.500 cc udara pernapasan atau juga disebut dengan expiratory reserve volume. Secara matematis, ternyata Kapasitas Total Paru-Paru (KTP) dapat ditentukan dengan cara mengukur hiperventilasi maksimal dalam kurun waktu satu menit.

Atau Kapasitas Vital (KV) ditambah dengan Volume Residual (KR). Dengan demikian, KTP dapat dicari dengan rumus KTP = KV+KR. Perlu Kamu ketahui, ketika dalam keadaan normal, volume paru-paru manusia dapat mencapai 4.500 cc. Kondisi ini disebut dengan kapasitas total udara pernapasan manusia.

 

Fakta Menarik Terkait Kapasitas Paru-Paru

 

Ternyata 500 cc volume udara yang masuk hanya digunakan 350 cc saja untuk alveolus dan sisanya hanya mengisi saluran pernapasan. Akan tetapi, kapasitas vital udara yang digunkan dalam proses bernapas mencapai 3.500 cc, dan 1.000 adalah sisa udara yang tidak dapat digunakan, tetapi selalu mengisi sebagai udara sisa dalam paru-paru.

 

4 Macam Paru-Paru

 

Ternyata ada 4 volume paru-paru. Berikut adalah keempat volume itu:

  • Volume tidal

Volume udara yang dihirup atau dihembuskan pada setiap kali pernapasan normal dengan besar lebih kurang 500 cc pada rata-rata orang dewasa.

 

  • Volume cadangan inspirasi

Volume udara ekstra yang didapat dari penghirupan napas setelah volume tidak dengan volume dapat mencapai hingga 3.000 cc.

 

  • Volume cadangan ekspirasi

Volume yan didapatkan dari jumlah udara yang masih dapat dikeluarkan dengan hembusan yang kuat pada akhir hembusan normal pada keadaan normal. Volume udara ini memiliki volume lebih kurang 1.100 cc.

 

  • Volume residu

Volume yang tetap berada dalam paru-paru setelah hembusan napas yang kuat dengan volume lebih kurang 1.200 ml.

 

Sebenarnya masih banyak lagi informasi menarik terkait volume dan kapasitas paru-paru pada manusia. Jika Kamu ingin tahu lebih lanjut, maka sangat disarankan untuk mengunduh aplikasi Edutore by Gramedia yang telah tersedia di Playstore secara gratis. Dengan aplikasi tersebut, Kamu juga bisa mengasah kemampuanmu dalam menghadapi ujian akhir.

Menariknya, dengan Edutore, Kamu bisa melakukan beragam latihan soal, mulai UN SD hingga SMA, soal SBMPTN saintek, ujian sekolah kedinasan, soal tes seleksi CPNS, dan masih banyak soal lainnya. Jadi, sekarang untuk latihan soal apapun dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja. Segera unduh Edutore, karena semua orang bisa pintar.