4 Cara Budidaya Kakap Merah Hasil Menjanjikan

Budidaya kakap merah harus memperhatikan bagaimana kehidupan ikan tersebut pada habitat aslinya. Ikan kakap merah tinggal pada perairan dangkal hingga laut dalam. Beberapa wilayah pantai Indonesia juga menjadi rumah bagi ikan kakap merah.

Daya jualnya yang tinggi membuat ikan tersebut bisa terjual laris, dalam kondisi masih hidup atau sudah mati. Untuk memulai budidaya ikan tersebut, maka anda dapat mengikuti seluruh panduan cara berikut.

1. Lokasi Budidaya

Dilansir dari Suksespedia, hal paling mendasar terkait budidaya kakap merah adalah dengan melakukan pencarian lokasi budidaya. Lokasi tepat untuk budidaya adalah kolam, pinggir pantai, tambak, atau lainnya dengan kualitas air yang baik. Selain itu jika kolam, suhu kolam harus 27-32 derajat Celcius, kolam juga tidak boleh terlalu keruh. Kakap merah juga dapat anda budidayakan pada pinggir laut, tapi arus air tidak boleh deras.

2. Pakan Kakap Merah

Jenis pakan ikan kakap merah adalah pakan alami, seperti udang, jenis ikan kecil, cumi-cumi, atau juga plankton.  Anda juga dapat memberikan pakan ikan teri atau rucah, bahkan pelet ikan.

3. Pemijahan Ikan Kakap Merah

Pada fase awal pertumbuhannya, yaitu usia 1-2 tahun, maka mampu melakukan pertumbuhan testikel, sehingga dapat menjadi ikan jantan. Usia 5 sampai 6 tahun, bisa menjadi ikan betina. Ikan kakap merah juga memiliki masa reproduksi, yaitu musim hujan.

Proses pemijahan dimulai dari ikan kakap merah jantan dan betina yang berukuran sesuai. Ikan jantan punya ukuran lebih kecil, dan lebih ramping dibandingkan ikan kakap betina. Setelah matang gonad, pembuahan dapat terjadi untuk menghasilkan telur.

4. Panen Ikan Kakap

4 Cara Budidaya Kakap Merah Hasil Menjanjikan

Setelah proses pemeliharaan selama satu tahun ikan kakap merah biasanya berbobot dari 500 sampai 1.000 gram. Lalu, jika dari hasil benih ternyata terdapat kakap merah berbobot lebih dari 1 kilogram, anda dapat menyisihkannya sebagai indukan.

Cara panen ikan kakap merah adalah menggunakan serokan atau jala. Proses pemanenan dapat anda lakukan menggunakan dua teknik, yaitu teknik panen total atau teknik panen seleksi.

Panen total, berarti anda langsung panen semua ikan tanpa filter, tanpa seleksi dan pemisahan. Sedangkan teknik seleksi adalah panen ikan kakap merah yang sudah sesuai bobot dan ukurannya, yang belum sesuai seleksi bisa anda budidayakan kembali.