Berbagai Penelitian dalam Sains

Dunia pendidikan pasti erat kaitannya dengan penelitian. Penelitian pun sudah dikenal membawa banyak perubahan positif dan bisa dinikmati hingga saat ini. Termasuk penelitian dalam sains.

Tetapi tahukah kamu bahwa dari sekian banyak penelitian yang dilakukan, dasarnya ada 2, yaitu Penelitian Ilmiah dan Non Ilmiah. Sebelum itu, pahami kembali yuk tentang apa itu penelitian!

Apa Itu Penelitian?

Penilaian merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan sesuai dengan metode ilmiah ataupun non ilmiah, guna memperoleh data, informasi, serta keterangan untuk membuktikan keraguan suatu asumsi dari sebuah hipotesis ilmu.

Umumnya sebuah penelitian terdiri dari 2 tindakan penting, yakni observation dan reasoning. Observation adalah pengamatan, sedangkan reasoning adalah penalaran.

 

Sifat Penelitian

Tidak semua penelitian bertujuan untuk memecahkan sebuah masalah. Ada beberapa penelitian yang hanya ingin memperoleh representasi dari sebuah kondisi atau masalah. Ini dinamakan penelitian pasif.

Ada pula penelitian yang memang berfokus dalam memecahkan sebuah masalah atau menguji hipotesis, ini dinamakan penelitian aktif.

 

Jenis-jenis Penelitian

Nah, berdasarkan kualitasnya, penelitian terbagi menjadi 2, yaitu penelitian ilmiah dan non ilmiah.

 

1. Penelitian Ilmiah

Merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan berlandaskan dengan metode ilmiah yang sistematis. Proses penelitian dapat disebut penelitian ilmiah jika: sistematis, logis, empiris, rasional dan replikatif.

Penelitian ilmiah memiliki 8 ciri khusus, yaitu:

Rigor: Mempunyai dasar teori dan metodologi yang baik

Purposiveness: Fokus dengan tujuan yang jelas

Testability: Prosedur pengujian hipotesis jelas

Replicability: Proses pengujiannya dapat diulang

Generalizability: Semakin luas lingkup penggunaan maka hasilnya semakin berguna

Objectivity: Berdasarkan fakta dan data

Precision: Dapat diperkirakan peluangnya

Parsimony: Kesederhanaan dalam metode penelitian maupun menjelaskan masalah

 

2. Penelitian Non Ilmiah

Merupakan serangkaian kegiatan penelitian yang bersifat subyektif. Umumnya jenis penelitian ini bersifat:

  • Tidak sistematis
  • Data yang ada bersifat subyektif dan penuh dengan emosional dari pelaku penelitian
  • Berdasarkan akal sehat
  • Penuh prasangka dan intuisi
  • Hasil penemuannya bersifat kebetulan
  • Kesimpulan yang dihasilkan tidak diuji lagi oleh orang lain
  • Beberapa contoh topik pada penelitian non ilmiah dalam sains: menguji tentang pertanian termasuk agribisnis, budidaya tanaman serta hama.

 

Contoh Penelitian dalam Sains

1. Penelitian Deskriptif

Merupakan penelitian yang menggambarkan kejadian yang terjadi saat ini atau di masa lampau. Penelitian deskriptif tidak melakukan perubahan pada variabel bebasnya. Jenis penelitian ini termasuk penelitian non ilmiah.

2. Penelitian Experiment

Merupakan penelitian yang menguji sebuah hipotesis ataupun menggali sebuah hubungan. Beberapa jenis penelitian ini masuk dalam penelitian ilmiah, ada pula yang non ilmiah.

3. Penelitian Survei

Merupakan penelitian yang melibatkan populasi dari komunitas. Penelitian ini menghimpun informasi atau data yang mampu mewakili keseluruhan populasi tersebut. Dalam penelitian ini, diperlukan statistika supaya hasil yang didapatkan valid. Ini termasuk penelitian ilmiah.

4. Penelitian Evaluasi

Merupakan penelitian yang digunakan untuk mengkaji kembali sebuah sistem yang sedang atau sudah berlaku. Penelitian ini harus memiliki topik yang sudah dijalankan terlebih dahulu, sehingga akan menemukan kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanaan proses. Kebanyakan penelitian ini termasuk penelitian ilmiah.

 

Gimana? Sudah paham kan dengan berbagai penelitian dalam sains? Yuk temukan keseruan belajar hal menakjubkan lainnya di https://tambahpinter.com/. Semoga bermanfaat ya!