Hukum dan Cara Aqiqah yang Sesuai Syariat

Kelahiran bayi ke dunia merupakan momen sakral bagi keluarga. Terlebih jika kehadiran sang buah hati telah dinanti sejak lama oleh sang ayah dan ibu. Dalam Islam, disunnahkan bagi para penganutnya agar melaksanakan aqiqah. Aqiqah adalah sebuah perayaan kedatangan sang buah hati ke dunia.

Secara Islam, aqiqah masuk ke dalam Sunnah Muakkad. Sunnah tersebut sangat dianjurkan bagi pemeluk agama Islam untuk dilaksanakan. Namun, apabila dalam kondisi yang tidak memungkinkan, maka aqiqah dapat ditunda dan bahkan ditinggalkan

Melaksanakan aqiqah di kota besar seperti Jakarta Timur tentu akan menghadirkan banyak sekali permasalahan berupa tenaga. Seperti yang kita tahu, tidak semua orang bisa dimintai tolong untuk menyembelih, memotong daging, memasak, hingga melakukan pembersihan. Maka dari itu, banyak yang beralih mencari jasa paket aqiqah terdekat.

Namun, mengertikah Anda tentang tata cara aqiqah yang sesuai dengan syariat Islam? Mari simak rangkuman kami tentang tata cara melaksanakan aqiqah.

  • Waktu aqiqah

Waktu yang disunnahkan untuk melaksanakan aqiqah ialah pada hari ketujuh setelah sang buah hati lahir ke dunia. Apabila pada hari tersebut ada halangan, maka pelaksanaan aqiqah dapat ditunda hingga hari ke-14.

Jika masih terdapat halangan pada hari tersebut, maka aqiqah dapat diundur pada hari ke-21 semenjak bayi dilahirkan. Waktu-waktu tersebut disesuaikan dengan kesepakatan para ulama yang didasarkan dari sabda Nabi Muhammad SAW.

  • Syarat hewan yang diaqiqahkan

Syarat hewan yang akan digunakan sebagai hewan aqiqah ialah hewan yang harus sehat dan bugar agar memiliki daging yang nikmat. Hewan yang diperbolehkan untuk digunakan sebagai hewan aqiqah ialah kambing dan domba. Umur dari hewan tersebut harus lebih dari 6 bulan agar matang secara umur dan daging.

  • Pembagian hasil daging

Salah satu tata cara dalam melaksanakan aqiqah ialah membagikan hasil daging kepada sanak saudara. Ini berbeda dengan Hari Raya Idul Adha yang mengharuskan daging yang dibagikan haruslah daging mentah.

Pada saat aqiqah, daging yang dibagikan adalah daging yang sudah matang. Inilah mengapa jasa aqiqah Jakarta Timur terdekat menjadi laris manis di pasaran. Para pembeli tidak perlu merepotkan diri untuk memasak.

  • Pemberian nama dan pemotongan rambut

Tata cara selanjutnya ialah memberikan nama bayi yang mengandung arti baik dan dilanjutkan dengan  prosesi pemotongan rambut bayi secara merata.

Itulah 4 tata cara aqiqah yang sesuai dengan syariat Islam. Tata cara tersebut akan dapat Anda temui di jasa aqiqah Jakarta Timur terdekat.