Inilah Prospek Kerja Farmasi yang Banyak Dicari

Pada pembahasan kali ini kita akan mencoba melihat lapangan pekerjaan yang bisa didapat jika kamu memilih jurusan farmasi. Tidak hanya Lembaga kesehatan, namun juga industri banyak yang membutuhkan sarjana farmasi. Berikut detailnya.

Prospek di Dunia Pendidikan

Tidak hanya bekerja sebagai ahli farmasi, namun kamu juga bisa menjadi guru pada sekolah farmasi setingkat sekolah menengah atas atau SMK, ataupun menjadi dosen pada kampus yang menyediakan jurusan farmasi. Namun untuk menjadi dosen tentunya kamu harus menamatkan jenjang S2 ilmu farmasi terlebih dahulu.

Saat ini sarjana atau tenaga yang mahir dalam ilmu farmasi, baik itu tingkat SMK atau sarjana farmasi, banyak dibutuhkan oleh industri atau sarana kesehatan. Maka ini menjadikan sekolah farmasi kian bermunculan dan membutuhkan tenaga pengajar ilmu farmasi. Kamu bisa melihat pada aplikasi gokampus dimana akan dijumpai banyak sekali kampus yang yang menyediakan jurusan farmasi, dan tentu saja membutuhkan banyak dosen ilmu farmasi juga. Apalagi ilmu farmasi memiliki beberapa aspek ilmu turunan yang dipelajari seperti kimia, biologi, dan lainnya.

Prospek di Lembaga Pemerintah

Kita mengenal badan pengawasan obat dan makanan, atau disingkat BPOM adalah Lembaga resmi pemerintah yang mengawasi obat dan makanan yang beredar di masyarakat. Apakah obat dan makanan tersebut sudah mengalami uji kelayakan dan aman untuk dikonsumsi atau digunakan oleh masyarakat.

Lulusan farmasi akan sangat dibutuhkan oleh BPOM yang merupakan Lembaga pemerintah. Setiap obat dan makanan harus mengantongi izin memproduksi dan memperjualbelikan obat dan makanan yang diproduksi oleh sebuah industri atau rumah produksi.

Biasanya BPOM akan mengadakan pemeriksaan keliling ke sejumlah apotek, depot obat atau langsung ke rumah produksi obat dan makanan untuk memastikan obat dan makanan tersebut sudah mendapatkan izin produksi dan izin menjual belikan produk mereka. Maka tenaga farmasi lah yang bekerja dalam memastikan komposisi obat dan makanan yang diperjualbelikan tersebut aman dan layak dikonsumsi. Prospek kerja farmasi memang menjanjikan dalam hal ini.

Begitu juga Lembaga pemerintah seperti BPJS. Lembaga ini membutuhkan tenaga farmasi guna menentukan klasifikasi obat bagi penyakit tertentu. BPJS memisahkan obat-obatan yang mereka berikan kepada masyarakat. Apakah obat tersebut merupakan golongan obat yang dapat dijual bebas tanpa resep dokter atau obat-obatan yang harus dalam pengawasan sehingga tidak dapat dibeli masyarakat tanpa menggunakan resep dokter.

Juga klasifikasi obat-obatan yang dapat diberikan untuk jangka waktu lama seperti obat bagi penderita diabetes, epilepsi dan jantung yang dapat menebus obatnya untuk 1 bulan sekali. Atau obat yang meski digunakan secara terus menerus namun harus ditebus per 1 mingguan. Guna memantau perkembangan kesehatan dari si pengguna obat tersebut.

Prospek Kerja di Bidang Industri

Pada bagian research and development adalah bidang dimana lulusan sarjana farmasi akan ditempatkan pada dunia industri. Tugas pada bagian ini adalah menentukan formula serta teknik pembuatan dan spesifikasi akan bahan baku yang akan digunakan bagi suatu produk makanan atau minuman dan lainnya.

Produk yang akan dikembangkan dimulai dari tingkat penentuan bahan baku di laboratorium hingga pada level produksi. Dimana pada setiap tahap harus dipastikan jika bahan baku, proses produksi serta pengepakan, berjalan sesuai standar yang semestinya. Jangan sampai produk yang sudah memiliki bahan baku oke, namun pada proses pengemasannya tidak sesuai. Sehingga produk tersebut akan berkurang kualitasnya saat sudah berada di pasaran.

Banyak sekali industri yang memerlukan tenaga farmasi. Industri makanan, obat-obatan, kosmetik, industri herbal dan lainnya. Yang kesemuanya membutuhkan tenaga farmasi. Persiapkan dirimu karena prospek kerja farmasi akan sangat menjanjikan.